Rayakan Hari Kartini, PKK Sidoluhur Adu Terampil dalam Lomba Mewiru Jarik

27 April 2026
Admin
Dibaca 4 Kali
Rayakan Hari Kartini, PKK Sidoluhur Adu Terampil dalam Lomba Mewiru Jarik

Memperingati Hari Kartini, PKK Sidoluhur melalui Sekolah Keterampilan menyelenggarakan lomba mewiru jarik yang mengubah suasana pertemuan rutin di Balai Kalurahan menjadi ajang adu ketangkasan budaya pada Senin, 27 April 2026

Acara ini menghadirkan pakar langsung dari Pendamping Kalurahan Budaya, Lilik Agung Suprihanto, S.S.n sebagai narasumber dan dewan juri dari Tim Monitoring Kalurahan Budaya Dinas Kebudayaan DIY Bapak Priyo Ghany Waskito, S.Sn., M.Sn serta Kamitua Sidoluhur Wahyu Ramadhani A.Ma. Suasana yang biasanya riuh dengan obrolan santai, seketika berubah menjadi serius namun penuh tawa saat para peserta mulai melipat lembar demi lembar kain batik mereka. 

Memwiru atau melipat ujung kain jarik (wirun) ternyata bukan perkara mudah. Di tengah gempuran kain instan yang tinggal pakai, kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan marwah busana tradisional sesuai dengan pakem yang benar.

"Banyak yang mengira asal lipat saja, padahal jumlah lipatan harus ganjil dan arah lipatannya berbeda antara jarik untuk pria dan wanita. Ini adalah filosofi tentang ketelitian dan kesabaran perempuan Jawa," ujar narasumber dari Tim Pendamping Kalurahan Budaya.

Ketua PKK Sekolah Keterampilan Sidoluhur, Amma J Chamim menyampaikan bahwa Hari Kartini adalah momentum yang tepat untuk membuktikan bahwa perempuan masa kini tetap membumi dengan budayanya. "Kartini dulu berjuang lewat tulisan dan pemikiran, kita sekarang berjuang menjaga identitas bangsa agar tidak hilang ditelan zaman. Memwiru jarik adalah salah satu bentuk literasi budaya yang nyata," ungkapnya dengan penuh semangat. 

Setelah praktek memwiru jarik, acara dilanjutkan dengan peragaan busana singkat di mana para peserta menunjukkan hasil wiruannya masing-masing. Acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan sesi foto bersama. 

Peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi pengingat bahwa menjadi wanita modern tidak berarti melupakan akar budaya. Semangat Kartini tercermin dari ketelatenan ibu-ibu ini bahwa dalam setiap lipatan kain, ada filosofi kesabaran dan keindahan yang harus terus dijaga.

_________________________________

#KalurahanSidoluhur

#KapanewonGodean

#KabupatenSleman

#PemerintahKalurahanSidoluhur