Bimtek Budidaya Lahan Pekarangan untuk Kelompok Tani Luhur Jiwo

Share :

Akhir-akhir ini, peningkatan jumlah penduduk khususnya di Kalurahan Sidoluhur, cenderung terus bertambah. Kecenderungan tersebut secara langsung diikuti oleh kecenderungan peningkatan kebutuhan bahan pangan. Namun demikian, usaha pemenuhan bahan pangan tersebut semakin banyak mendapatkan halangan, diantaranya fenomena perubahan iklim global, penurunan luasan dan produktivitas lahan, serta semakin banyaknya kasus serangan hama dan penyakit tanaman yang menyebabkan terjadinya penurunan hasil panen. Oleh sebab itu, strategi baru dalam meningkatkan kecukupan, ketahanan, dan kemandirian pangan masyarakat Kalurahan Sidoluhur, perlu untuk segera dikembangkan.

Salah satu strategi baru dalam meningkatkan kecukupan, ketahanan, dan kemandirian pangan tersebut adalah melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Apabila pekarangan tersebut dapat dioptimalkan fungsinya, maka hal tersebut diduga akan berkontribusi nyata terhadap kecukupan, ketahanan, dan kemandirian pangan masyarakat.

Guna mendukung usaha optimalisasi pekarangan tersebut maka Pemerintah Kalurahan Sidoluhur bekerjasama dengan Dinas Pertanian Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya di Lahan Pekarangan. Kegiatan ini istimewa, karena sasaran kegiatan adalah Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) Sidoluhur beserta keluarga/ pendampingnya yang tergabung dalam Paguyuban Luhur Jiwo. 

Dalam sambutannya, Lurah Sidoluhur, Hernawan Zudanto, SE., menyampaikan tentang manfaat budidaya tanaman di lahan pekarangan seperti referensi di atas. Dengan kegiatan yang produktif, ODDP akan jauh dari kata melamun karena disibukkan dengan teknis menanam yang ringan dan mengasikkan. Dengan demikian, mereka akan terbiasa untuk bersosialisasi dan saling tukar kabar antar sesama.

Anggota DPRD DIY, Sofyan Setya Darmawan, S.T.,M.Eng., turut memberikan arahan serta motivasi kepada peserta bimtek agar lebih saleh dan produktif dalam berkegiatan. Lebih saleh artinya tetap mengedepankan niat yang benar, selalu ikhlas dalam proses bercocok tanam dan bersyukur terhadap setiap hasil yang didapatkan. Motivasi ini sangat penting untuk membangun mental peserta dalam melaksanakan kegiatan budidaya pertanian kedepannya.

Dalam kegiatan ini diisi pula berbagai materi dari Dinas Pertanian Provinsi DIY, Dinas Pertanian Kabupaten Sleman, dan UPTD BP4 Godean dan Gamping. Materi ini sangat berguna untuk menambah wawasan peserta, karena para pemateri memberikan materi berdasarkan pengalaman sehingga aplikatif dan mudah dipahami.

 

------------------------

sumber : https://sulsel.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/publikasi/panduan-petunjuk-teknis-brosur/132-budidaya-sayuran-di-lahan-pekarangan